Rabu, 23 Oktober 2013
Saat waktu berubah dan sikap mu pun mula tak terarah hati yang dulu
ramah berubah jadi amarah merasa tak bersalah kau pun mencari masalah" ☻
Ku terdiam dan hanya bisa meredam amarah saat kau pergi tinggalkan
kenagan terindah bukan karena hati ni selalu egois dan bukan karena
sikap yang selalu romantis. :'(
Tak semua cerita cinta selalu berakhir manis karena kau buat semua ini terasa begitu sadis. :'(
"Kini ku takkan berharap karena semua telah terungkap kau bukan yang
terbaik untuk menemaniku, harapan ku kini sirna hilang bersama kenagan
yang berakhir kecewa tangis dan air mata"
Saat waktu berubah dan sikap mu pun mula tak terarah hati yang dulu
ramah berubah jadi amarah merasa tak bersalah kau pun mencari masalah" ☻
"Kau yang ajari aku untuk mengerti akan arti harapan disaat cinta kita tak temui titik terang" ☺
"Dirimu adalah wanita yang selalu kupuja selalu beriku harapan dan mampu membuatku melupakan arti putus asa"
"Kuharap engkau tau aku ingin segera bertemu dari dalam hati kurangkai
cinta penuh arti bagai mentari bersinar takkan pernah mati"
Cinta yang kau berikan kau anggap hanyalah semenatara harapan sirna terhayut bersama kata kata. :'(
Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya
“Kadang, aku berusaha keras untuk mencari jawaban yang sebenarnya tak pantas dipertanyakan, kenapa kita berpisah?”
“Tuhan, katakan jika pertemuan ini hanyalah suatu kebetulan, sehingga aku tak harus berharap terlalu banyak.”
“Mungkin, mulai sekarang kita harus memikirkan perbedaan diantara kita, agar semuanya tak berakhir terlalu sakit.”
Kamu terlalu abu-abu dimataku, kadang terlihat sangat meyakinkan, kadang terlihat sangat meragukan.”
“Kamu pergi ketika aku mulai percaya bahwa kamu punya perasaan yang sama denganku.”
Kamu pergi ketika aku mulai berpikir bahwa hubungan kita bisa lebih dari sekedar teman.”
Aku tetap mau mencintai dia, meski hatinya masih tertambat pada wanita lain.”
Kita biasanya berbicara setiap hari. Bahkan kini kita tidak pernah saling menyapa satu sama lain.”
“Aku sangat tahu, sebenarnya kamu mengetahui segalanya, termasuk perasaanku. Tapi kau memilih tak peduli dan mengabaikannya.”
pernahkah kau berpikir bahwa aku inginkan kita lebih dari sekedar teman?
“Bila terlalu rindu dan tak temukan cara untuk mengungkapkanya, aku memilih untuk membaca pesan singkatmu yang masih kusimpan.”
“Mencintaimu adalah siksaan yang kunikmati desir perihnya.”
Aku bingung antara melawan resah dan juga kangen.”
“Kadang perasaan cinta seperti timbul dan tenggelam. Kadang menguat, kadang juga menghilang dalam gelap.”
“Seseorang yang mencintaimu, tak akan pernah lelah untuk menghadapi kekuranganmu, dan tak pernah lelah memaafkanmu.”
semoga setelah banyak luka, kita bisa menghargai arti dari bahagia.”
“Ngomong-ngomong bagaimana dengan janji yang pernah kau ungkapkan untuk mencintaiku tanpa lelah? Apakah kamu berdusta?”
inginnya saya terus memantau situasimu
tetapi seluruh tidak barangkali dikarenakan kujauh.
disaat layaknya inilah saya ingin buanget dekat dengannya.
tetapi seluruh tidak barangkali dikarenakan kujauh.
disaat layaknya inilah saya ingin buanget dekat dengannya.
inginnya saya terus memantau situasimu
tetapi seluruh tidak barangkali dikarenakan kujauh.
disaat layaknya inilah saya ingin buanget dekat dengannya.
tetapi seluruh tidak barangkali dikarenakan kujauh.
disaat layaknya inilah saya ingin buanget dekat dengannya.
Jalanan ke tembok china ku lalui, hamparan samudra pasifik ku arungi, tapi kenapa cinta kita tak kunjung bersemi ?
Menanti cinta darimu, sama kayak ngukur jalanan. Seakan tak berujung, namun kau tak kunjung mengerti dan membalasnya.
Aku mending mengemis di jalanan, karena
pasti masih ada yang memberi. Karena kalau mengemis cinta dari mu, cuma
bikin sakit hati.
Aku butuh pagi setelah gelap hari, aku
butuh tempat untuk kudiami. Aku butuh tersenyum setelah bersedih, aku
butuh hati untuk disayangi.
Langganan:
Komentar (Atom)
